Kesehatan Pemerintah

Warga Kecewa, Pelayanan RSUD Leuwiliang Tidak Maksimal

BOGOR, LIP12 – Patut dipertanyakan pelayanan RSUD Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pasalnya, Eva Sartika (21) warga Leuwisadeng, Sindangsari Rt 05 Rw02 anak dari Asep Samsuri (54) disaat mau melahirkan Rabu (3/4) tidak diterima alasannya kamar penuh dan tidak ada alatnya.

“Setahu saya RSUD sebesar itu untuk warga Kabupaten Bogor Barat, tapi yang saya lihat hanya untuk orang-orang yang punya dan banyak duit yang diterima dan tidak masuk di akal. BPJS ada, kalau memang mau umum ya saya bayar,”ungkap Asep dengan nada kesal saat ditemui di Leuwiliang, Sabtu (6/4/2019).

Pihak RSUD juga tidak jelasin secara spesifik alat apa yang tidak ada malahan di sarankan ke RS di Kota Bogor,”kata dia.

Masih menurut Asep, “padahal kami warga Kabupaten Bogor, tetapi kenapa kami di sarankan untuk ke Rumah sakit wilayah Kota??, tapi alhamdullilah atas sigapnya pelayanan Rumah sakit di wilayah Kota nyawa calon bayi dan anak saya bisa tertolong,” ungkapnya.

Harapannya kedepan untuk pelayanan agar tidak ada lagi alasan-alasan yang tidak masuk di akal karena ini menyangkut nyawa manusia.

Untuk diketahui hal ini ditegaskan dalam Pasal 32 Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan (“UU Kesehatan”). Ini artinya, rumah sakit sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan dilarang menolak pasien dalam keadaan darurat serta wajib memberikan pelayanan untuk menyelamatkan nyawa pasien.

(Deva/Doni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *