Pemerintah

Launching Serta Sosialisasi Menteri KLHK-RI Pengembangan dan Bantuan Motor Gerobak Sampah

BOGOR, LIP12 – Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK RI), Dalam rangka mendukung sirkular Ekonomi masyarakat serta untuk menjadikan Indonesia bersih tahun 2025, melalui Direktorat Jenderal Pengolahan Sampah (Dirjen PSLB3) bekerjasama dengan Komisi VII DPR RI yang diwakili H. Ahmad Farial, Gelar Sosialisasi Pengembangan Bank Sampah dan penyerahan bantuan motor gerobak sampah sebanyak 30 unit, diselenggarakan di Gedung Welasih Kelurahan Puspanegara Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor, Rabu (10/04).

Sampah kerap kali yang sudah kompleks membutuhkan penanganan yang terintegras, tidak saja pengolahan sampah di hilir atau di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), juga upaya besar pengurangan sampah dari sumbernya. “Untuk itu pemerintah baik di pusat maupun di daerah Dengan cara menghindari pemakaian produk sekali pakai, hal ini dapat dihindari serta manfaat sampah bernilai ekonomis yang dapat menjadi motor penggerak ekonomi rakyat. “Sampah adalah limbah tidak berguna harus dirubah menjadi sampah menjadi berkah,” terang Arif Sumargi Kepala Seksi Dirjen PSLB3 KLHK-RIsaat menyampaikan kata sambutannya.

Menambahkan, Arif Sumargi, “Sampah ini sangat bermanfaat apabila dikelola dengan bijak, untuk itu kami menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dengan cara paling mudah dan sederhana yaitu memulai dari diri sendiri, dengan tidak membuang sampah sembarangan, tidak membakar sampah, memulai belajar memilah sampah, sehingga memanfaatkan menjadi barang yang berguna dan bernilai ekonomis,” imbuhnya.

Dikesempatannya, Nur Haryanti Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor saat dimintai komentarnya, terkait kegiatan tersebut menyampaikan bahwa, Kabupaten Bogor sebagai kota yang terus berkembang tentunya mempunyai implikasi jumlah timbunan sampah yang terus meningkat, maka dari itu tidak mudah bagi pemerintah Kabupaten Bogor untuk melakukan pelayanan ke seluruh Kecamatan yang ada. “Maka dari itu salah satu solusinya adalah pola pikir masyarakatnya yang harus dirubah, yang selama ini, harus dirubah menjadi “Kumpul, Pilah dan Olah, sehingga sampah mempunyai nilai ekonomi bagi masyarakat, yang berkembang Circular Economy,” tukasnya Nur Haryanti.

Untuk itu seluruh warga Kabupaten Bogor ikut terlibat dalam pengelolaan sampah dengan membentuk Bank-Bank Sampah, sehingga jumlah sampah yang dibawa ke TPA dapat dikurangi secara signifikan. “Alhamdulillah untuk Kabupaten Bogor ini kita sudah memiliki 350 lebih Bank Sampah, kedepannya secara terus menerus akan kita bentuk juga di wilayah-wilayah yang lain,” tambahnya Nur Haryanti.

Apresiasi kepada Bapak H. Ahmad Farial Anggota DPR RI Komisi VII yang secara langsung menyampaikan aspirasinya bagi kepentingan masyarakat Indonesia umumnya dan masyarakat Kabupaten Bogor pada khususnya, yang pada hari ini juga memberikan bantuan 30 unit motor sampah roda tiga untuk 30 pengelola Bank Sampah yang diserahkan langsung secara simbolis oleh H. Ahmad Farial Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Juga turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Asosiasi Bank Sampah Indonesia (Asobsi) Kabupaten Bogor, Rahmat Sulaeman serta kurang lebih dua ratusan warga pengelola Bank Sampah dari berbagai Desa dan Kecamatan se-Kabupaten Bogor.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *