Hukum

Kejati Maluku Tahan Dua Tersangka Korupsi Pembangunan Water Front City Namlea

MALUKU, LIP12 – Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku telah melakukan penahanan terhadap 2 (dua) orang tersangka masing-masing dengan inisial “S.J.” selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan “M.P.” selaku Konsultan Pengawas.

Keduanya ditahan dalam perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi Dalam Pelaksanaan Pekerjaan Pembangunan Water Front City Namlea Tahap I Tahun Anggaran 2015 dan Tahap II Tahun Anggaran 2016 pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Buru dengan nilai kerugian negara sebesar Rp.6 Milyar lebih,”kata Mukri Kepala Pusat Penerangan Hukum dalam siaran pers di Jakarta, Senin (29/4/2019).

Keduanya ditahan oleh penyidik selama 20 hari ke depan, terhitung sejak hari ini Senin, 29 April 2019 di Rutan Klas II A Ambon.

Dalam perkara ini penyidik Kejati Maluku telah menetapkan 4 (empat) orang tersangka, namun 2 (dua) tersangka lainnya tidak memenuhi panggilan penyidik pada hari ini masing-masing dengan inisial “S.U.” selaku Rekanan Pelaksana Pekerjaan dan “M.D.” selaku Kuasa dari Rekanan Pelaksana Pekerjaan. Terkait ketidakhadiran 2 (dua) tersangka ini, penyidik segera akan menjadwalkan pemanggilan terhadap keduanya dalam waktu dekat.”katanya. (Syam)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *